Yang namanya sakit tetaplah sakit.Betul gak guys?
(terserah mau sakit hati, sakit fisik atau jiwa sekalipun hehehe)
Rasanya betul begitu deh. Setidaknya kesimpulan itu yang kerap bertahan disaat menjalani sakit, tapi gak tahu juga nih, ternyata suatu saat, sang waktu bersekongkol menyimpan sebuah surprise untuk ku sehingga kesimpulan awal ku terhadap : 'sakit adalah sakit' terbantahkan dengan mutlak. ehehe
Siang itu begitu terik.
tugas dadakan sebagai asisten seorang dosen muda yang baru pulang studi, harus segera diselesaikan. huh. masalahnya membuatku harus keliling komplek fakultas buat nemuin tempat fotokopi untuk sekedar ngejilid laporan penelitian yang baru saja selesaikan. begitu nemu, langsung dah proses penjilidan itu dimulai.
Saat menunggu penjilidan selesai, kontan ni kerongkongan berontak (lho...kaki yang diajak jalan malah tenggorokan yang berontak aya-aya wae nyeuh :p), beruntung di sudut ruangan tempat fotokopi ini ada lemari pendingin yang menyediakan berbagai macam minuman. 'nah... kebetulan'. begitu riangnya cetusan hati. lalu tangan pun dengan gampang mencomot sebuah botol yang bermerek Fresh ***, kesukaanku selama inih.
Baca bismillah, lalu teguk pertama, kedua dan ketiga. 'aaaaah... segarnyah ' ! ujarku tersenyum puas. tak menunggu lama, sedetik, dua, tida, empat dan lima detik. tiba-tiba 'glek' aku tersedak mendadak. kok kerongkonganku terasa nyeri yah? langsung batuk-batuk (sampe wajah berubah roman dari kuning, coklat, putih, dan berakhir ijo. kalo merahnya jangan disebut udah jadi warna dasar malah. hahaha) hey what's gonna happen? beberapa kali aku memandang botol minuman itu dan mengerenyitkan dahi. masih tak percaya dengan apa yangt terjadi namun apalah daya tenggorokan yang mendadak gatal, perih dan batuk yang mendengking-dengking adalah bukti nyata kegagalan nikmatnya minuman ini.
aku shock. kontan minuman ini melayang ke tong sampah. buk !!! terjatuh pasrah. isinya masih 3/3 lagi. aku pun bergidik ngeri. jangan-jangan-jangan-jangan-jangan lagi. begitu banyak jangan2 yang mendadak berubah jadi bintang yang beterbangan di atas kepalaku. pusing. secepatnya ku selesaikan semua transaksi yang ada lalu setengah berlari menyerahkan laporan penelitian yang barusan saja selesai dijilid.
lalu aku kembali keruangan kerja. merenungi kejadian nahas yang mendadak menimpaku. aku kembali menghitung2. aku salah apa ya? kok bisa begini jadinya.akhirnya karena berbagai tugas yang belum kelar, pikiran tentang 'salah pilih minum' dan 'saatnya apes' itu pun berlalu. terpending beberapa saat di memori kepala ku.
Keesokan harinya aku pun harus beraktifitas seperti biasa. walaupun hidung meler (sst....mampu memproduksi cendol lho), batuk-batuk tanggung sampe kepala yang sedikit cenat-cenut aku tetap berangkat ngantor. apa boleh buat. begitu teguh hatiku meyakinkan langkah.
akhirnya sampailah aku ke kantor tercinta. langsung bertemu sang pimpinan. kontan batuk ku dalam keadaan show mode on. tanpa menunggu tempo batuk ku melambat, pimpinan langsung berseru 'ya sudah. kamu pulang saja. nanti saya ketularan'. sesaat aku terpana. bukannya langung jingkrak2 gara2 dapat istirhat dan gak kerja sampe flu dan batuknya hilang, aku malah dongkol bin sakit hati. You know what the reason friend? ini bagian dari pelecehan kawan. begitulah menurutku secara sepihak.
'wah wah gak berprikemanusiaan sedikit pun !!!, nular baru tau rasa. rasain !!! Rutukku meradang. #dankutausetandisampingkusedangjingkrak2gakkaruanhihihihi'
akhirnya, akupun balik kanan. niat untuk kerja hari ini gak kesampaian. malah disuruh pulang.mungkin ini keberuntungan yang tak terduga. 'heyy....ingat kata2nya tadi. jangan ngantor sampe flu dan batuknya sehat'. cihuyyyyy hari ini baru rabu. okelah kalo begitu aku akan tak hadir sampe senin depan, tekad ku dalam hati.
seiring langkah ku pulang menuju rumah, aku merasakan bahwa sakit kali berakhir begitu menyenangkan hahaha
tiba2 lagu (entah tepat entah tidak), Bad Day nya Daniel Powter bergema di kupingku :
(terserah mau sakit hati, sakit fisik atau jiwa sekalipun hehehe)
Rasanya betul begitu deh. Setidaknya kesimpulan itu yang kerap bertahan disaat menjalani sakit, tapi gak tahu juga nih, ternyata suatu saat, sang waktu bersekongkol menyimpan sebuah surprise untuk ku sehingga kesimpulan awal ku terhadap : 'sakit adalah sakit' terbantahkan dengan mutlak. ehehe
Siang itu begitu terik.
tugas dadakan sebagai asisten seorang dosen muda yang baru pulang studi, harus segera diselesaikan. huh. masalahnya membuatku harus keliling komplek fakultas buat nemuin tempat fotokopi untuk sekedar ngejilid laporan penelitian yang baru saja selesaikan. begitu nemu, langsung dah proses penjilidan itu dimulai.
Saat menunggu penjilidan selesai, kontan ni kerongkongan berontak (lho...kaki yang diajak jalan malah tenggorokan yang berontak aya-aya wae nyeuh :p), beruntung di sudut ruangan tempat fotokopi ini ada lemari pendingin yang menyediakan berbagai macam minuman. 'nah... kebetulan'. begitu riangnya cetusan hati. lalu tangan pun dengan gampang mencomot sebuah botol yang bermerek Fresh ***, kesukaanku selama inih.
Baca bismillah, lalu teguk pertama, kedua dan ketiga. 'aaaaah... segarnyah ' ! ujarku tersenyum puas. tak menunggu lama, sedetik, dua, tida, empat dan lima detik. tiba-tiba 'glek' aku tersedak mendadak. kok kerongkonganku terasa nyeri yah? langsung batuk-batuk (sampe wajah berubah roman dari kuning, coklat, putih, dan berakhir ijo. kalo merahnya jangan disebut udah jadi warna dasar malah. hahaha) hey what's gonna happen? beberapa kali aku memandang botol minuman itu dan mengerenyitkan dahi. masih tak percaya dengan apa yangt terjadi namun apalah daya tenggorokan yang mendadak gatal, perih dan batuk yang mendengking-dengking adalah bukti nyata kegagalan nikmatnya minuman ini.
aku shock. kontan minuman ini melayang ke tong sampah. buk !!! terjatuh pasrah. isinya masih 3/3 lagi. aku pun bergidik ngeri. jangan-jangan-jangan-jangan-jangan lagi. begitu banyak jangan2 yang mendadak berubah jadi bintang yang beterbangan di atas kepalaku. pusing. secepatnya ku selesaikan semua transaksi yang ada lalu setengah berlari menyerahkan laporan penelitian yang barusan saja selesai dijilid.
lalu aku kembali keruangan kerja. merenungi kejadian nahas yang mendadak menimpaku. aku kembali menghitung2. aku salah apa ya? kok bisa begini jadinya.akhirnya karena berbagai tugas yang belum kelar, pikiran tentang 'salah pilih minum' dan 'saatnya apes' itu pun berlalu. terpending beberapa saat di memori kepala ku.
Keesokan harinya aku pun harus beraktifitas seperti biasa. walaupun hidung meler (sst....mampu memproduksi cendol lho), batuk-batuk tanggung sampe kepala yang sedikit cenat-cenut aku tetap berangkat ngantor. apa boleh buat. begitu teguh hatiku meyakinkan langkah.
akhirnya sampailah aku ke kantor tercinta. langsung bertemu sang pimpinan. kontan batuk ku dalam keadaan show mode on. tanpa menunggu tempo batuk ku melambat, pimpinan langsung berseru 'ya sudah. kamu pulang saja. nanti saya ketularan'. sesaat aku terpana. bukannya langung jingkrak2 gara2 dapat istirhat dan gak kerja sampe flu dan batuknya hilang, aku malah dongkol bin sakit hati. You know what the reason friend? ini bagian dari pelecehan kawan. begitulah menurutku secara sepihak.
'wah wah gak berprikemanusiaan sedikit pun !!!, nular baru tau rasa. rasain !!! Rutukku meradang. #dankutausetandisampingkusedangjingkrak2gakkaruanhihihihi'
akhirnya, akupun balik kanan. niat untuk kerja hari ini gak kesampaian. malah disuruh pulang.mungkin ini keberuntungan yang tak terduga. 'heyy....ingat kata2nya tadi. jangan ngantor sampe flu dan batuknya sehat'. cihuyyyyy hari ini baru rabu. okelah kalo begitu aku akan tak hadir sampe senin depan, tekad ku dalam hati.
seiring langkah ku pulang menuju rumah, aku merasakan bahwa sakit kali berakhir begitu menyenangkan hahaha
tiba2 lagu (entah tepat entah tidak), Bad Day nya Daniel Powter bergema di kupingku :
Where is the moment we needed the most
You kick up the leaves and the magic is lost
They tell me your blue skies fade to grey
They tell me your passion's gone away
And I don't need no carryin' on
You stand in the line just to hit a new low
You're faking a smile with the coffee to go
You tell me your life's been way off line
You're falling to pieces everytime
And I don't need no carryin' on
Cause you had a bad day
You're taking one down
You sing a sad song just to turn it around
You say you don't know
You tell me don't lie
You work at a smile and you go for a ride
You had a bad day
The camera don't lie
You're coming back down and you really don't mind
You had a bad day
You had a bad day
Well you need a blue sky holiday
The point is they laugh at what you say
And I don't need no carryin' on
You had a bad day
You're taking one down
You sing a sad song just to turn it around
You say you don't know
You tell me don't lie
You work at a smile and you go for a ride
You had a bad day
The camera don't lie
You're coming back down and you really don't mind
You had a bad day
(Oh.. Holiday..)
Sometimes the system goes on the blink
And the whole thing turns out wrong
You might not make it back and you know
That you could be well oh that strong
And I'm not wrong
So where is the passion when you need it the most
Oh you and I
You kick up the leaves and the magic is lost
Cause you had a bad day
You're taking one down
You sing a sad song just to turn it around
You say you don't know
You tell me don't lie
You work at a smile and you go for a ride
You had a bad day
You've seen what you like
And how does it feel for one more time
You had a bad day
You had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
You kick up the leaves and the magic is lost
They tell me your blue skies fade to grey
They tell me your passion's gone away
And I don't need no carryin' on
You stand in the line just to hit a new low
You're faking a smile with the coffee to go
You tell me your life's been way off line
You're falling to pieces everytime
And I don't need no carryin' on
Cause you had a bad day
You're taking one down
You sing a sad song just to turn it around
You say you don't know
You tell me don't lie
You work at a smile and you go for a ride
You had a bad day
The camera don't lie
You're coming back down and you really don't mind
You had a bad day
You had a bad day
Well you need a blue sky holiday
The point is they laugh at what you say
And I don't need no carryin' on
You had a bad day
You're taking one down
You sing a sad song just to turn it around
You say you don't know
You tell me don't lie
You work at a smile and you go for a ride
You had a bad day
The camera don't lie
You're coming back down and you really don't mind
You had a bad day
(Oh.. Holiday..)
Sometimes the system goes on the blink
And the whole thing turns out wrong
You might not make it back and you know
That you could be well oh that strong
And I'm not wrong
So where is the passion when you need it the most
Oh you and I
You kick up the leaves and the magic is lost
Cause you had a bad day
You're taking one down
You sing a sad song just to turn it around
You say you don't know
You tell me don't lie
You work at a smile and you go for a ride
You had a bad day
You've seen what you like
And how does it feel for one more time
You had a bad day
You had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
Had a bad day
AKHIR KALAM. ALHAMDULILLAH juga yaaaah ^-^
*saat sikap acuh melahirkan keengganan. beginilah jadinya. Dingintanpa toleransi
