Cari Blog Ini

Rabu, 09 November 2011

'simbiosis mutualisme over dosis idealisme'

Kisah pertemuan dengan seorang rekan sesama penelitian.....

Kebetulan nih orang punya riset yang sama dengan penelitian skripsi saya. Mahasiswa S3 jurusan Political Science dari Tsukuba University Japan. Nihon jin asli, syukurnya bisa bahasa. kalo kagak, keriting pula lidah saya 'merekonstruksi' pengantar dalam bahasa Jepang atawo English -yang malangnya kemampuan saya untuk dua bahasa ini masih fair dan belum excelent hoho ^^- berbuntut panjang. adu sms pun dilakukan.

Awalnya sms pengantar, berikut sampai pada isinya :
Senpai : mestinya kamu baca buku karangan Edward Said, supaya kamu tahu bagaimana pandangan barat terhadap orang timur. semua pemikiran kamu tentang saya pasti berubah. hohoho

Sebelum menjawab saya pikir ini orang kegeeran banget. hanya gara2 koran lokal memuat tanggapannya tentang Gempa besar yang disinyalir akan mengguncang kota tempat saya bermukim.akhirnya saya jawab begini :


Saya : karena masih sibuk penelitian senpai, saya tunaikan saran anda setelah skripsi saya selesai ok

beberapa waktu berlalu, penelitian kami kelar. senpai ini kembali ke Jepang dan melanjutkan kuliahnya. sementara saya, tak perlu menunggu waktu lama akhirnya dapat kerja, di universitas al mamater saya dulu.

singkat cerita, setelah satu tahun vakum dengan dunia ilmiah, akademis dan tulis menulis yang ideologis akhirnya saya kembali.

Tepatnya tak sengaja, saat itu, karena ada waktu luang dan leptop juga udah connect  dengan inet  akhirnya PR lama itu keinget. Langsung aja gugling dan menemukan beberapa kesimpulan setelah 'ngacak-ngacak' tulisan2 blogger mania tentang Mr. Edward Said ini.

Berikut kesimpulan saya :
“Adalah semangat oposisi, bukan akomodasi, yang menggenggam saya. Sebab romansa, kepentingan, tantangan kehidupan intelektual ditemukan dalam pembangkangan terhadap status quo pada masa, ketika perjuangan untuk kepentingan kaum yang tersisih serta yang malang, tampak ditimbang secara tidak adil. Dan di antara intelektual di lingkungan kekuasaan,  ternyata menghasilkan ketidakpedulian yang benar-benar mengejutkan,”ungkap Edward W.Said tentang dirinya.

terang saja saya harus meraba-raba dulu pesan moral dibalik 'suruhan' Senpai ini untuk mempelajari siapa Mr. Edward Said dan gagasan2nya. dengan sedikit nyeleneh akhirnya saya simpulkan juga. setidaknya ada dua pesan:  


*under recovery. waiting yah guys hihihi ^^!


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

any suggest : sampaikan sajah.